Entah perasaan apa yang berkecamuk di hati
Amarah yang ingin ku redam
Air mata yang ingin ku hapus
Kecewa yang ingin ku hempaskan
Dan cinta yang ingin ku hilangkan
Entah perasaan apa yang bisa kugambarkan
Makian, cacian, pujian, atau bait-bait elok
Dan entah perasaan apa yang bisa aku sampaikan
Rindu yang menggebu atau benci yang membuncah
Aku tak pernah mengerti bagaimana cara yang lebih baik mengungkap isi hati
Yang kutahu pada akhirnya semua telah terjadi dan berlalu pergi
Setiap bait yang kuuraikan selalu menjadi misteri
Bahagia dan sedih yang tak bisa kusampaikan dengan baik pada tiap bait puisi
Atau memang sebaiknya menjadi rahasia
Rahasia dalam kota pandora
Jika sudah saatnya semua akan terkuak dengan semestinya
Perasaan - perasaan yang tak pernah aku tahu darimana bermula
Akankah rindu itu akan beradu, atau amarah itu akan meleburku?
Dan hidupku masih serba tanda tanya dan membuatku ragu
Kapan, bagiamana, dimana, siapa... dan semua kalimat tanya yang kerap menghiasi
Dan semestinya tak kulakukan jika aku ingin memaknai tiap perjalan prosesnya
Inikah hidup?
Yang segalanya serba mudah dan selalu membuat resah
Senin, 17 Februari 2014
Sajak dari Kota Penuh Karisma
Di sudut kota kecil penuh karisma
Terdiam membisu dalam ruang rindu
Lampu kota yang temaram
Pendar bintang yang kian meredup
Langkah kaki yang menanggalkan jejak dalam tiap perjalanan
Terpaan angin malam menyapu lembut tiap parasnya
Sekedar menyapa tanpa luka dan duka
Dan dia hanya tersenyum dalam sejuta rahasia
Ada rindu yang menggebu
Ada amarah yang membuncah
Ada cinta yang ingin beradu
Ada kecewa yang menyayat
Entah perasaan apa yang menggelayut di hatinya
Hati gadis yang beranjak dewasa
Di tiap hembusan nafasnya
Di tiap detak jantungnya
Di tiap sorot mata pandangnya
Di tiap senyum yang terpancar di wajahnya
Di tiap air yang menetes dari pelupuk
Di tiap rintihan yang teruntai dari mulutnya
Segala harapan yang menggelayut
Segala mimpi yang menggantung
Segala asa dan daya upaya
Berdiri tangguh menantang dunia
Dengan segala kurang dan lebihnya
Ini tentang kehidupan yang tak pernah ia tau ujungnya
Yang dimengerti Tuhan menjadikan hidup ini penuh makna
Menjadi pribadi yang lebih dewasa, menjadi wanita yang luar biasa
Wanita luar biasa milik pria perindu surga
Dan perjalanan ini masih panjang baginya
Dari gadis kecil dari kota penuh karisma
Terdiam membisu dalam ruang rindu
Lampu kota yang temaram
Pendar bintang yang kian meredup
Langkah kaki yang menanggalkan jejak dalam tiap perjalanan
Terpaan angin malam menyapu lembut tiap parasnya
Sekedar menyapa tanpa luka dan duka
Dan dia hanya tersenyum dalam sejuta rahasia
Ada rindu yang menggebu
Ada amarah yang membuncah
Ada cinta yang ingin beradu
Ada kecewa yang menyayat
Entah perasaan apa yang menggelayut di hatinya
Hati gadis yang beranjak dewasa
Di tiap hembusan nafasnya
Di tiap detak jantungnya
Di tiap sorot mata pandangnya
Di tiap senyum yang terpancar di wajahnya
Di tiap air yang menetes dari pelupuk
Di tiap rintihan yang teruntai dari mulutnya
Segala harapan yang menggelayut
Segala mimpi yang menggantung
Segala asa dan daya upaya
Berdiri tangguh menantang dunia
Dengan segala kurang dan lebihnya
Ini tentang kehidupan yang tak pernah ia tau ujungnya
Yang dimengerti Tuhan menjadikan hidup ini penuh makna
Menjadi pribadi yang lebih dewasa, menjadi wanita yang luar biasa
Wanita luar biasa milik pria perindu surga
Dan perjalanan ini masih panjang baginya
Dari gadis kecil dari kota penuh karisma
Rabu, 05 Februari 2014
Senja Di Peraduan
Ada senja diantara tangis dan tawa
Ada cinta diantara jiwa dan raga
Ada kita diantara aku dan dia
Ini tentang sebuah ketentuan
Tentang hati yang terpana
Tentang kisah diantara kita
Dan semua yang pernah ada
Aku terpaku dalam diamku
Menatapmu hampa, dan kini penuh cinta
Aku tau semua serba ada
Hanya saja waktu yang berbicara antara kita
Ini tentang kepastian
Tentang saat dimana dua kata menjadi kita
Aku, kamu menjadi satu
Dalam ketetapan waktu
Semua serba tanda tanya
Keberadaannya
Kisahnya
Romansa di dalamnya
Membuat semuanya semakin berwarna
Ada satu waktu dalam satu rindu
Beradu sendu dan tak berani diadu
Jika saja 1+1 tetap menjadi satu
Maka itu tentang aku dan kamu
Semua akan menjadi menarik kelihatannya
Merenggut jiwa-jiwa yang berlarian disana
Menarik mata-mata pengunci jiwa
Dari biru untuk senja di peraduannya
Ada cinta diantara jiwa dan raga
Ada kita diantara aku dan dia
Ini tentang sebuah ketentuan
Tentang hati yang terpana
Tentang kisah diantara kita
Dan semua yang pernah ada
Aku terpaku dalam diamku
Menatapmu hampa, dan kini penuh cinta
Aku tau semua serba ada
Hanya saja waktu yang berbicara antara kita
Ini tentang kepastian
Tentang saat dimana dua kata menjadi kita
Aku, kamu menjadi satu
Dalam ketetapan waktu
Semua serba tanda tanya
Keberadaannya
Kisahnya
Romansa di dalamnya
Membuat semuanya semakin berwarna
Ada satu waktu dalam satu rindu
Beradu sendu dan tak berani diadu
Jika saja 1+1 tetap menjadi satu
Maka itu tentang aku dan kamu
Semua akan menjadi menarik kelihatannya
Merenggut jiwa-jiwa yang berlarian disana
Menarik mata-mata pengunci jiwa
Dari biru untuk senja di peraduannya
Cinta Milik Gadis Kota Solo
Namanya Aila, seorang gadis dengan mimpi dan harapan bear di benaknya. Gadis dengan sejuta ceria dan tawanya. Senyum yang selalu menghiasi hari-harinya. Kadangkala ketika dia berlari dan asyik dengan kegiatannya, serasa dunia miliknya sendiri, imajinasinya melayang jauh mengangkasa, mengudara bebas, dan semakin terbang keatas. Membawa cerita tentang kisah hidupnya.
Ya dia selalu berusaha memaknai tiap hari-harinya, air matanya, tawanya, seluruh perasaanya yang menghinggapi jiwanya, bahkan terkadang rasa sepi yang tiba-tiba menyergapnya. Ahh.... dia hanya berusaha menjadi kuat, sekuat gunung yang terlihat tangguh. Yang dia tau, semua serba tanda tanya. Bagaimana jika... Bagaimana nanti aku bisa.. Ketakutan menghantui tiap langkah dalam pilihannya.
Dia sedang jatuh cinta, pada pria yang merenggut seluruh perhatiannya. Memendamnya, menatapnya dari jauh, tersipu ketika dekat, ragu untuk menjauh. Dia hanya berani berandai, andai waktu bisa membuat inginnya nyata, sungguh bahagianya. Apakah ini yang dinamakan cinta. Milikku dan hanya untukku. Atau mungkin sekedar khayalanku.
Dia merindu, namun tak berani beradu, untuk bisa menatapnya pun malu. Kini, jika dia bisa jadi milikku, betapa beruntungnya aku. Mendekap mesra cinta yang ingin kuadu. Haii... taukah kamu, diantara banyak pemandangan, hanya sosokmulah yang paling mencolok dimataku. Gadis ini sedang benar-benar jatuh cinta. Jika ada pilihan untuk mengulang pasti dia akan memilihnya lagi.
Dunia ini sangat sempit, namun hatiku luas untuk diisi dengannya. Jika berbicara cinta, semua serasa berbeda. Waktu bergerak lebih lambat, mata menatap lebih lekat, dan tangan serasa ingin menjerat. Ohh.. tuhan jika ini cinta, mengapa rasanya batinku semakin tersiksa. Jika saja dapat kuulang waktu lagi, aku tak ingin merindu sehebat ini.
Kisah cinta seorang gadis dari kota kecil penuh karisma
Ya dia selalu berusaha memaknai tiap hari-harinya, air matanya, tawanya, seluruh perasaanya yang menghinggapi jiwanya, bahkan terkadang rasa sepi yang tiba-tiba menyergapnya. Ahh.... dia hanya berusaha menjadi kuat, sekuat gunung yang terlihat tangguh. Yang dia tau, semua serba tanda tanya. Bagaimana jika... Bagaimana nanti aku bisa.. Ketakutan menghantui tiap langkah dalam pilihannya.
Dia sedang jatuh cinta, pada pria yang merenggut seluruh perhatiannya. Memendamnya, menatapnya dari jauh, tersipu ketika dekat, ragu untuk menjauh. Dia hanya berani berandai, andai waktu bisa membuat inginnya nyata, sungguh bahagianya. Apakah ini yang dinamakan cinta. Milikku dan hanya untukku. Atau mungkin sekedar khayalanku.
Dia merindu, namun tak berani beradu, untuk bisa menatapnya pun malu. Kini, jika dia bisa jadi milikku, betapa beruntungnya aku. Mendekap mesra cinta yang ingin kuadu. Haii... taukah kamu, diantara banyak pemandangan, hanya sosokmulah yang paling mencolok dimataku. Gadis ini sedang benar-benar jatuh cinta. Jika ada pilihan untuk mengulang pasti dia akan memilihnya lagi.
Dunia ini sangat sempit, namun hatiku luas untuk diisi dengannya. Jika berbicara cinta, semua serasa berbeda. Waktu bergerak lebih lambat, mata menatap lebih lekat, dan tangan serasa ingin menjerat. Ohh.. tuhan jika ini cinta, mengapa rasanya batinku semakin tersiksa. Jika saja dapat kuulang waktu lagi, aku tak ingin merindu sehebat ini.
Kisah cinta seorang gadis dari kota kecil penuh karisma
Senin, 03 Februari 2014
Entah Kusebut Ini Perasaan Apa
Ada rindu dalam kalbu
Dalam hati pecinta milik biru
Ini tentang salah satu kisah klasiku
Kisah cinta tentang angan dan mimpiku
Entah namanya apa perasaan ini
Yang membuncah membuatku melayang
Melambung tak terbayang
Membawaku jauh dari bumi cinta ini
Merenggut seluruh akal sehat dan batinku
Andai... andai perasaan ini bisa biasa saja
Mungkin aku tak akan merana
Bahkan menyiksa seluruh akal sehatku
Ahh.. kata-kataku seakan menghilang
Setiap tulisan seakan menjadi tak bermakna
Tanpa arti dalam tiap goresannya
Andai.. andai rindu ini tak sekedar menjadi kata
Jika saja air mata dapat mengalir pada muaranya
muara rindu yang berakhir pada kalbumu
Pada sentuhanmu, senyumanmu, bahkan keberadaanmu
Semua seakan semu dan menjadi bagian abu-abu
Aku hanya mampu berandai jika saja namaku berada diantara namamu
Jika saja hidupku berada bersamamu
Jika saja semua kata jikaku menjadi nyata
Entah.. entah perasaan apa yang akan memenuhi jiwa dan ragaku
Tak ayal akal sehatkupun hilang tak mampu menolak
Ahh... apakah ini cinta yang banyak orang bicarakan
Untuk dituliskan saja serasa tak ada kata yang mampu mewakili
Jika memang ini cinta
Harapku...
Ya Allah.. Aku belum menjadi gadis sholehah.. maka pantaskan aku untuk menjadi istri sholehah baginya kelak.
Ya Allah.. Aku belum menjadi gadis berakhlaq.. maka pntaskan aku untuk menjadi istri berakhlaq baginya nanti..
Ya Allah.. Aku belum menjadi gadis yang mampu menjadi pelengkap hidupnya.. maka pantaskan aku menjadi tulang rusuk yang hilang dan yang dia cari..
Ya Rabb,,, ini do'a dan harap dari hamba kecilmu yang hina, yang berharap ridhomu untuk menempuh jalan hidupnya... Catatan kecil tentang harapan dan mimpi dari srikandi untuk arjunanya nanti.
Dalam hati pecinta milik biru
Ini tentang salah satu kisah klasiku
Kisah cinta tentang angan dan mimpiku
Entah namanya apa perasaan ini
Yang membuncah membuatku melayang
Melambung tak terbayang
Membawaku jauh dari bumi cinta ini
Merenggut seluruh akal sehat dan batinku
Andai... andai perasaan ini bisa biasa saja
Mungkin aku tak akan merana
Bahkan menyiksa seluruh akal sehatku
Ahh.. kata-kataku seakan menghilang
Setiap tulisan seakan menjadi tak bermakna
Tanpa arti dalam tiap goresannya
Andai.. andai rindu ini tak sekedar menjadi kata
Jika saja air mata dapat mengalir pada muaranya
muara rindu yang berakhir pada kalbumu
Pada sentuhanmu, senyumanmu, bahkan keberadaanmu
Semua seakan semu dan menjadi bagian abu-abu
Aku hanya mampu berandai jika saja namaku berada diantara namamu
Jika saja hidupku berada bersamamu
Jika saja semua kata jikaku menjadi nyata
Entah.. entah perasaan apa yang akan memenuhi jiwa dan ragaku
Tak ayal akal sehatkupun hilang tak mampu menolak
Ahh... apakah ini cinta yang banyak orang bicarakan
Untuk dituliskan saja serasa tak ada kata yang mampu mewakili
Jika memang ini cinta
Harapku...
Ya Allah.. Aku belum menjadi gadis sholehah.. maka pantaskan aku untuk menjadi istri sholehah baginya kelak.
Ya Allah.. Aku belum menjadi gadis berakhlaq.. maka pntaskan aku untuk menjadi istri berakhlaq baginya nanti..
Ya Allah.. Aku belum menjadi gadis yang mampu menjadi pelengkap hidupnya.. maka pantaskan aku menjadi tulang rusuk yang hilang dan yang dia cari..
Ya Rabb,,, ini do'a dan harap dari hamba kecilmu yang hina, yang berharap ridhomu untuk menempuh jalan hidupnya... Catatan kecil tentang harapan dan mimpi dari srikandi untuk arjunanya nanti.
Langganan:
Postingan (Atom)
