Namanya Aila, seorang gadis dengan mimpi dan harapan bear di benaknya. Gadis dengan sejuta ceria dan tawanya. Senyum yang selalu menghiasi hari-harinya. Kadangkala ketika dia berlari dan asyik dengan kegiatannya, serasa dunia miliknya sendiri, imajinasinya melayang jauh mengangkasa, mengudara bebas, dan semakin terbang keatas. Membawa cerita tentang kisah hidupnya.
Ya dia selalu berusaha memaknai tiap hari-harinya, air matanya, tawanya, seluruh perasaanya yang menghinggapi jiwanya, bahkan terkadang rasa sepi yang tiba-tiba menyergapnya. Ahh.... dia hanya berusaha menjadi kuat, sekuat gunung yang terlihat tangguh. Yang dia tau, semua serba tanda tanya. Bagaimana jika... Bagaimana nanti aku bisa.. Ketakutan menghantui tiap langkah dalam pilihannya.
Dia sedang jatuh cinta, pada pria yang merenggut seluruh perhatiannya. Memendamnya, menatapnya dari jauh, tersipu ketika dekat, ragu untuk menjauh. Dia hanya berani berandai, andai waktu bisa membuat inginnya nyata, sungguh bahagianya. Apakah ini yang dinamakan cinta. Milikku dan hanya untukku. Atau mungkin sekedar khayalanku.
Dia merindu, namun tak berani beradu, untuk bisa menatapnya pun malu. Kini, jika dia bisa jadi milikku, betapa beruntungnya aku. Mendekap mesra cinta yang ingin kuadu. Haii... taukah kamu, diantara banyak pemandangan, hanya sosokmulah yang paling mencolok dimataku. Gadis ini sedang benar-benar jatuh cinta. Jika ada pilihan untuk mengulang pasti dia akan memilihnya lagi.
Dunia ini sangat sempit, namun hatiku luas untuk diisi dengannya. Jika berbicara cinta, semua serasa berbeda. Waktu bergerak lebih lambat, mata menatap lebih lekat, dan tangan serasa ingin menjerat. Ohh.. tuhan jika ini cinta, mengapa rasanya batinku semakin tersiksa. Jika saja dapat kuulang waktu lagi, aku tak ingin merindu sehebat ini.
Kisah cinta seorang gadis dari kota kecil penuh karisma
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar