Entah perasaan apa yang berkecamuk di hati
Amarah yang ingin ku redam
Air mata yang ingin ku hapus
Kecewa yang ingin ku hempaskan
Dan cinta yang ingin ku hilangkan
Entah perasaan apa yang bisa kugambarkan
Makian, cacian, pujian, atau bait-bait elok
Dan entah perasaan apa yang bisa aku sampaikan
Rindu yang menggebu atau benci yang membuncah
Aku tak pernah mengerti bagaimana cara yang lebih baik mengungkap isi hati
Yang kutahu pada akhirnya semua telah terjadi dan berlalu pergi
Setiap bait yang kuuraikan selalu menjadi misteri
Bahagia dan sedih yang tak bisa kusampaikan dengan baik pada tiap bait puisi
Atau memang sebaiknya menjadi rahasia
Rahasia dalam kota pandora
Jika sudah saatnya semua akan terkuak dengan semestinya
Perasaan - perasaan yang tak pernah aku tahu darimana bermula
Akankah rindu itu akan beradu, atau amarah itu akan meleburku?
Dan hidupku masih serba tanda tanya dan membuatku ragu
Kapan, bagiamana, dimana, siapa... dan semua kalimat tanya yang kerap menghiasi
Dan semestinya tak kulakukan jika aku ingin memaknai tiap perjalan prosesnya
Inikah hidup?
Yang segalanya serba mudah dan selalu membuat resah
Senin, 17 Februari 2014
Sajak dari Kota Penuh Karisma
Di sudut kota kecil penuh karisma
Terdiam membisu dalam ruang rindu
Lampu kota yang temaram
Pendar bintang yang kian meredup
Langkah kaki yang menanggalkan jejak dalam tiap perjalanan
Terpaan angin malam menyapu lembut tiap parasnya
Sekedar menyapa tanpa luka dan duka
Dan dia hanya tersenyum dalam sejuta rahasia
Ada rindu yang menggebu
Ada amarah yang membuncah
Ada cinta yang ingin beradu
Ada kecewa yang menyayat
Entah perasaan apa yang menggelayut di hatinya
Hati gadis yang beranjak dewasa
Di tiap hembusan nafasnya
Di tiap detak jantungnya
Di tiap sorot mata pandangnya
Di tiap senyum yang terpancar di wajahnya
Di tiap air yang menetes dari pelupuk
Di tiap rintihan yang teruntai dari mulutnya
Segala harapan yang menggelayut
Segala mimpi yang menggantung
Segala asa dan daya upaya
Berdiri tangguh menantang dunia
Dengan segala kurang dan lebihnya
Ini tentang kehidupan yang tak pernah ia tau ujungnya
Yang dimengerti Tuhan menjadikan hidup ini penuh makna
Menjadi pribadi yang lebih dewasa, menjadi wanita yang luar biasa
Wanita luar biasa milik pria perindu surga
Dan perjalanan ini masih panjang baginya
Dari gadis kecil dari kota penuh karisma
Terdiam membisu dalam ruang rindu
Lampu kota yang temaram
Pendar bintang yang kian meredup
Langkah kaki yang menanggalkan jejak dalam tiap perjalanan
Terpaan angin malam menyapu lembut tiap parasnya
Sekedar menyapa tanpa luka dan duka
Dan dia hanya tersenyum dalam sejuta rahasia
Ada rindu yang menggebu
Ada amarah yang membuncah
Ada cinta yang ingin beradu
Ada kecewa yang menyayat
Entah perasaan apa yang menggelayut di hatinya
Hati gadis yang beranjak dewasa
Di tiap hembusan nafasnya
Di tiap detak jantungnya
Di tiap sorot mata pandangnya
Di tiap senyum yang terpancar di wajahnya
Di tiap air yang menetes dari pelupuk
Di tiap rintihan yang teruntai dari mulutnya
Segala harapan yang menggelayut
Segala mimpi yang menggantung
Segala asa dan daya upaya
Berdiri tangguh menantang dunia
Dengan segala kurang dan lebihnya
Ini tentang kehidupan yang tak pernah ia tau ujungnya
Yang dimengerti Tuhan menjadikan hidup ini penuh makna
Menjadi pribadi yang lebih dewasa, menjadi wanita yang luar biasa
Wanita luar biasa milik pria perindu surga
Dan perjalanan ini masih panjang baginya
Dari gadis kecil dari kota penuh karisma
Rabu, 05 Februari 2014
Senja Di Peraduan
Ada senja diantara tangis dan tawa
Ada cinta diantara jiwa dan raga
Ada kita diantara aku dan dia
Ini tentang sebuah ketentuan
Tentang hati yang terpana
Tentang kisah diantara kita
Dan semua yang pernah ada
Aku terpaku dalam diamku
Menatapmu hampa, dan kini penuh cinta
Aku tau semua serba ada
Hanya saja waktu yang berbicara antara kita
Ini tentang kepastian
Tentang saat dimana dua kata menjadi kita
Aku, kamu menjadi satu
Dalam ketetapan waktu
Semua serba tanda tanya
Keberadaannya
Kisahnya
Romansa di dalamnya
Membuat semuanya semakin berwarna
Ada satu waktu dalam satu rindu
Beradu sendu dan tak berani diadu
Jika saja 1+1 tetap menjadi satu
Maka itu tentang aku dan kamu
Semua akan menjadi menarik kelihatannya
Merenggut jiwa-jiwa yang berlarian disana
Menarik mata-mata pengunci jiwa
Dari biru untuk senja di peraduannya
Ada cinta diantara jiwa dan raga
Ada kita diantara aku dan dia
Ini tentang sebuah ketentuan
Tentang hati yang terpana
Tentang kisah diantara kita
Dan semua yang pernah ada
Aku terpaku dalam diamku
Menatapmu hampa, dan kini penuh cinta
Aku tau semua serba ada
Hanya saja waktu yang berbicara antara kita
Ini tentang kepastian
Tentang saat dimana dua kata menjadi kita
Aku, kamu menjadi satu
Dalam ketetapan waktu
Semua serba tanda tanya
Keberadaannya
Kisahnya
Romansa di dalamnya
Membuat semuanya semakin berwarna
Ada satu waktu dalam satu rindu
Beradu sendu dan tak berani diadu
Jika saja 1+1 tetap menjadi satu
Maka itu tentang aku dan kamu
Semua akan menjadi menarik kelihatannya
Merenggut jiwa-jiwa yang berlarian disana
Menarik mata-mata pengunci jiwa
Dari biru untuk senja di peraduannya
Cinta Milik Gadis Kota Solo
Namanya Aila, seorang gadis dengan mimpi dan harapan bear di benaknya. Gadis dengan sejuta ceria dan tawanya. Senyum yang selalu menghiasi hari-harinya. Kadangkala ketika dia berlari dan asyik dengan kegiatannya, serasa dunia miliknya sendiri, imajinasinya melayang jauh mengangkasa, mengudara bebas, dan semakin terbang keatas. Membawa cerita tentang kisah hidupnya.
Ya dia selalu berusaha memaknai tiap hari-harinya, air matanya, tawanya, seluruh perasaanya yang menghinggapi jiwanya, bahkan terkadang rasa sepi yang tiba-tiba menyergapnya. Ahh.... dia hanya berusaha menjadi kuat, sekuat gunung yang terlihat tangguh. Yang dia tau, semua serba tanda tanya. Bagaimana jika... Bagaimana nanti aku bisa.. Ketakutan menghantui tiap langkah dalam pilihannya.
Dia sedang jatuh cinta, pada pria yang merenggut seluruh perhatiannya. Memendamnya, menatapnya dari jauh, tersipu ketika dekat, ragu untuk menjauh. Dia hanya berani berandai, andai waktu bisa membuat inginnya nyata, sungguh bahagianya. Apakah ini yang dinamakan cinta. Milikku dan hanya untukku. Atau mungkin sekedar khayalanku.
Dia merindu, namun tak berani beradu, untuk bisa menatapnya pun malu. Kini, jika dia bisa jadi milikku, betapa beruntungnya aku. Mendekap mesra cinta yang ingin kuadu. Haii... taukah kamu, diantara banyak pemandangan, hanya sosokmulah yang paling mencolok dimataku. Gadis ini sedang benar-benar jatuh cinta. Jika ada pilihan untuk mengulang pasti dia akan memilihnya lagi.
Dunia ini sangat sempit, namun hatiku luas untuk diisi dengannya. Jika berbicara cinta, semua serasa berbeda. Waktu bergerak lebih lambat, mata menatap lebih lekat, dan tangan serasa ingin menjerat. Ohh.. tuhan jika ini cinta, mengapa rasanya batinku semakin tersiksa. Jika saja dapat kuulang waktu lagi, aku tak ingin merindu sehebat ini.
Kisah cinta seorang gadis dari kota kecil penuh karisma
Ya dia selalu berusaha memaknai tiap hari-harinya, air matanya, tawanya, seluruh perasaanya yang menghinggapi jiwanya, bahkan terkadang rasa sepi yang tiba-tiba menyergapnya. Ahh.... dia hanya berusaha menjadi kuat, sekuat gunung yang terlihat tangguh. Yang dia tau, semua serba tanda tanya. Bagaimana jika... Bagaimana nanti aku bisa.. Ketakutan menghantui tiap langkah dalam pilihannya.
Dia sedang jatuh cinta, pada pria yang merenggut seluruh perhatiannya. Memendamnya, menatapnya dari jauh, tersipu ketika dekat, ragu untuk menjauh. Dia hanya berani berandai, andai waktu bisa membuat inginnya nyata, sungguh bahagianya. Apakah ini yang dinamakan cinta. Milikku dan hanya untukku. Atau mungkin sekedar khayalanku.
Dia merindu, namun tak berani beradu, untuk bisa menatapnya pun malu. Kini, jika dia bisa jadi milikku, betapa beruntungnya aku. Mendekap mesra cinta yang ingin kuadu. Haii... taukah kamu, diantara banyak pemandangan, hanya sosokmulah yang paling mencolok dimataku. Gadis ini sedang benar-benar jatuh cinta. Jika ada pilihan untuk mengulang pasti dia akan memilihnya lagi.
Dunia ini sangat sempit, namun hatiku luas untuk diisi dengannya. Jika berbicara cinta, semua serasa berbeda. Waktu bergerak lebih lambat, mata menatap lebih lekat, dan tangan serasa ingin menjerat. Ohh.. tuhan jika ini cinta, mengapa rasanya batinku semakin tersiksa. Jika saja dapat kuulang waktu lagi, aku tak ingin merindu sehebat ini.
Kisah cinta seorang gadis dari kota kecil penuh karisma
Senin, 03 Februari 2014
Entah Kusebut Ini Perasaan Apa
Ada rindu dalam kalbu
Dalam hati pecinta milik biru
Ini tentang salah satu kisah klasiku
Kisah cinta tentang angan dan mimpiku
Entah namanya apa perasaan ini
Yang membuncah membuatku melayang
Melambung tak terbayang
Membawaku jauh dari bumi cinta ini
Merenggut seluruh akal sehat dan batinku
Andai... andai perasaan ini bisa biasa saja
Mungkin aku tak akan merana
Bahkan menyiksa seluruh akal sehatku
Ahh.. kata-kataku seakan menghilang
Setiap tulisan seakan menjadi tak bermakna
Tanpa arti dalam tiap goresannya
Andai.. andai rindu ini tak sekedar menjadi kata
Jika saja air mata dapat mengalir pada muaranya
muara rindu yang berakhir pada kalbumu
Pada sentuhanmu, senyumanmu, bahkan keberadaanmu
Semua seakan semu dan menjadi bagian abu-abu
Aku hanya mampu berandai jika saja namaku berada diantara namamu
Jika saja hidupku berada bersamamu
Jika saja semua kata jikaku menjadi nyata
Entah.. entah perasaan apa yang akan memenuhi jiwa dan ragaku
Tak ayal akal sehatkupun hilang tak mampu menolak
Ahh... apakah ini cinta yang banyak orang bicarakan
Untuk dituliskan saja serasa tak ada kata yang mampu mewakili
Jika memang ini cinta
Harapku...
Ya Allah.. Aku belum menjadi gadis sholehah.. maka pantaskan aku untuk menjadi istri sholehah baginya kelak.
Ya Allah.. Aku belum menjadi gadis berakhlaq.. maka pntaskan aku untuk menjadi istri berakhlaq baginya nanti..
Ya Allah.. Aku belum menjadi gadis yang mampu menjadi pelengkap hidupnya.. maka pantaskan aku menjadi tulang rusuk yang hilang dan yang dia cari..
Ya Rabb,,, ini do'a dan harap dari hamba kecilmu yang hina, yang berharap ridhomu untuk menempuh jalan hidupnya... Catatan kecil tentang harapan dan mimpi dari srikandi untuk arjunanya nanti.
Dalam hati pecinta milik biru
Ini tentang salah satu kisah klasiku
Kisah cinta tentang angan dan mimpiku
Entah namanya apa perasaan ini
Yang membuncah membuatku melayang
Melambung tak terbayang
Membawaku jauh dari bumi cinta ini
Merenggut seluruh akal sehat dan batinku
Andai... andai perasaan ini bisa biasa saja
Mungkin aku tak akan merana
Bahkan menyiksa seluruh akal sehatku
Ahh.. kata-kataku seakan menghilang
Setiap tulisan seakan menjadi tak bermakna
Tanpa arti dalam tiap goresannya
Andai.. andai rindu ini tak sekedar menjadi kata
Jika saja air mata dapat mengalir pada muaranya
muara rindu yang berakhir pada kalbumu
Pada sentuhanmu, senyumanmu, bahkan keberadaanmu
Semua seakan semu dan menjadi bagian abu-abu
Aku hanya mampu berandai jika saja namaku berada diantara namamu
Jika saja hidupku berada bersamamu
Jika saja semua kata jikaku menjadi nyata
Entah.. entah perasaan apa yang akan memenuhi jiwa dan ragaku
Tak ayal akal sehatkupun hilang tak mampu menolak
Ahh... apakah ini cinta yang banyak orang bicarakan
Untuk dituliskan saja serasa tak ada kata yang mampu mewakili
Jika memang ini cinta
Harapku...
Ya Allah.. Aku belum menjadi gadis sholehah.. maka pantaskan aku untuk menjadi istri sholehah baginya kelak.
Ya Allah.. Aku belum menjadi gadis berakhlaq.. maka pntaskan aku untuk menjadi istri berakhlaq baginya nanti..
Ya Allah.. Aku belum menjadi gadis yang mampu menjadi pelengkap hidupnya.. maka pantaskan aku menjadi tulang rusuk yang hilang dan yang dia cari..
Ya Rabb,,, ini do'a dan harap dari hamba kecilmu yang hina, yang berharap ridhomu untuk menempuh jalan hidupnya... Catatan kecil tentang harapan dan mimpi dari srikandi untuk arjunanya nanti.
Sabtu, 11 Januari 2014
A Part Of My Life - Walk Away
Roda itu berpacu lebih cepat, bersaing dengan cepatnya gemuruh hati
Menyeruak amarah yang semakin membuncah
Membunuh batinku perlahan
Langkah kaki itu berlari lebih cepat, bersaing dengan derai air mata
Membasahi tiap-tiap relungnya yang hampa
Menghancurkan mimpin ini semakin nyata
Semua sudah berakhir
mimpiku, harapanku, semua yang membuaiku
Hancur meleburkan batinku
Ini yang dinamakan cinta?
Ini yang dinamakan sayang?
Ini yang dinamakan suka?
Jika tak tepat waktu
Jika tak tepat masa
semua seperti pil pahit yang harus ditelan bulat
Membunuhmu perlahan tapi pasti
Kau tinggikan aku, lalu kau hempaskan aku
Maaf ini jiwa, bukan benda
Aku memang sudah jatuh hati
Mungkin tidak hanya hatiku
Bahkan seluruh alam sadarku sudah terpaku padamu
Ini salahku, ini kekeliruanku
Bukankah rasa itu harusnya kita yang atur
Bukan kita yang diatur
Maaf, jika aku serg salah paham atas perlakuanmu
Bahkan ketika itu, mungkin aku salah mengerti
Atau sampai sekrang aku tidak bisa mengerti akanmu?
Lidah ini kelu, untuk berkata rindu
Hati ini ragu, untuk memacu waktu
Raga ini rapuh, untuk berdiri angkuh
Aku tau, dunia kita tak pernah sama
Kita berbeda, sangat jauh berbeda
Bahkan aku tak yaki perasaan kita sama
Yang aku tau, dariku selalu bertepuk sebelah
Terimakasih.. untuk 24 bulan yang sangat berarti
Kau ajari aku arti ketulusan
Setiap hati memang terkadang tak perlu dibalas
Atau tak bisa terbalas.. Bukankah kau sudah tidak bisa berjanji
Akupun seharusnya belajar untuk tidak pernah berharap
Dan kini mungkin sudah saatnya aku melangkah pergi
Terimakasih dan akan kupendam rasa ini sendiri.
Menyeruak amarah yang semakin membuncah
Membunuh batinku perlahan
Langkah kaki itu berlari lebih cepat, bersaing dengan derai air mata
Membasahi tiap-tiap relungnya yang hampa
Menghancurkan mimpin ini semakin nyata
Semua sudah berakhir
mimpiku, harapanku, semua yang membuaiku
Hancur meleburkan batinku
Ini yang dinamakan cinta?
Ini yang dinamakan sayang?
Ini yang dinamakan suka?
Jika tak tepat waktu
Jika tak tepat masa
semua seperti pil pahit yang harus ditelan bulat
Membunuhmu perlahan tapi pasti
Kau tinggikan aku, lalu kau hempaskan aku
Maaf ini jiwa, bukan benda
Aku memang sudah jatuh hati
Mungkin tidak hanya hatiku
Bahkan seluruh alam sadarku sudah terpaku padamu
Ini salahku, ini kekeliruanku
Bukankah rasa itu harusnya kita yang atur
Bukan kita yang diatur
Maaf, jika aku serg salah paham atas perlakuanmu
Bahkan ketika itu, mungkin aku salah mengerti
Atau sampai sekrang aku tidak bisa mengerti akanmu?
Lidah ini kelu, untuk berkata rindu
Hati ini ragu, untuk memacu waktu
Raga ini rapuh, untuk berdiri angkuh
Aku tau, dunia kita tak pernah sama
Kita berbeda, sangat jauh berbeda
Bahkan aku tak yaki perasaan kita sama
Yang aku tau, dariku selalu bertepuk sebelah
Terimakasih.. untuk 24 bulan yang sangat berarti
Kau ajari aku arti ketulusan
Setiap hati memang terkadang tak perlu dibalas
Atau tak bisa terbalas.. Bukankah kau sudah tidak bisa berjanji
Akupun seharusnya belajar untuk tidak pernah berharap
Dan kini mungkin sudah saatnya aku melangkah pergi
Terimakasih dan akan kupendam rasa ini sendiri.
Senin, 06 Januari 2014
Perkenalkan Saya Mahasiswa Psikologi
hello.... ketemu lagi nih di catatan kedua, dari seorang gadis yang masih setia sebagai mahasiswa psikologi.. hahaha.. sebenarnya saya bingung, ketika ada orang yang tanya, saya kuliah fakultas apa.. oke akan saya perjelas..
Saya kuliah di Universitas Negeri Sebelas Maret a.k.a UNS.. Fakulats KEDOKTERAN Prodinya baru PSIKOLOGI, nah... pastinya kalau ditanya fakultas pasti bakala saya jawab kedokteran, dan tau apa komentar selanjutnya..wah calon dokter.. hehe.. saya ketawa di bagian ini dan otomatis jawab, begini pak/bu.. bisa jadi sih, dokter cinta... ciee.. dokter cinta, kayak kisah cintanya semulus jalan tol... wewewe.. jangan salah jalan tol sebelum jadi mulus itu prosesnya kasar, lama, butuh usaha dan jeri payah broooo... think again.. Maka dengan bangga saya perkenalkan
Nama: Yulia Sahaja Dewi Permatasari
Mahasiswa dari program study : Psikologi
hahaha agak berlebihan but, this is me, siapa bilang anak yang kuliah di psikologi itu sudah pandai baca karakter atau apalah itu, kalau sudah pintar kita gak bakalan kuliah lagi kaliii... Bener kan? iyalah... tanpa disadari sebenarnya kuliah psikologi bisa sebagai jalan dimana saya atau kawan saya yang lain itu belajar untuk bisa menyelesaikan masalah pribadi.. thats the point.. prinsip dasarnya, ilmu itu buat diri sendiri dulu kan baru orang lain...
kata siapa belajar psikologi gampang.. nih tak sumpel mulutnya pakek kaos kaki gak dicuci seminggu.. kalau gampang juga kita gak usah kuliah, gak usah belajar... praktek tanpa teori 0, teori tanpa praktek 00.. oke sama2 0 kan.. semua itu butuh keseimbangan, orang psikologi itu memang kebanyakan abstraknya... contohnya ni saya.. lohh... hehehe.. kalau saya sih mengakui, keanehan dan kefreakan saya, but, setiap orang punya style buat menghadapi dan menyelesaikan masalah. Saya akui ilmu saya belum mumpuni, tapi saya berani jamin, kalau ada yang cirhta minimal saya punya telinga yang lebih kuat dan banyak, dan saya punya kata2 yang akan manjur untuk jadi solusi or pertimbangan.
Kami sering jadi tempat sampah, tapi kami pingin jadi tempat sampah yang bolong.. eits jangan salah paham, bolong bukan berarti bocor, bolong dalam arti, tempat sampah itu ada tempat pembuangan lain, tenang, bukan berarti cerita itu akan bleber kemana-kemana keep aman kok, cuma kita kan manusia juga, kapasitas gak bisa nambah terus tanpa dibuang. Trust me, setiap orang itu membutuhkan alat pembersih dalam dirinya.
mengapa saya memilih kuliah jurusan ini? entahlah, mungkin takdir yang digariskan Tuhan, dan do'a dari orang-orang terkasih. sejak sd saya suka sekali mendengarkan cerita, prestasi, kisah hidup, realita cinta, bahkan peluh keringat susah payah, bahkan dari sd, sampai sekarang saya selalu punya adek angkat, adek-adek yang selalu mau menjadikan saya tempat sampah, ruang berbagi. dan karena mereka salah satu alasan kenapa saya ada di UNS sebagai maahsiswa psikologi, do'a mereka, harapan mereka, dan sekarang saya bisa menjadi pribadi yang bermanfaat. Inshaa Allah....
Masuk sebagai mahasiswa jalur PMDK, itu bangga bangett.. apalagi satu angkatan cuma 4 orang, dan saya satu-satunya orang sukoharjo, yang jebol itu prodi dengan pmdk.. bukannya sombong juga, just pembuktian, gak semua orang yang kamu pandang rendah itu emang hina.. mereka hanya menunggu waktu yang tepat, sambil ngatur strategi.. Hati-hati roda berputar lhoo.. bisa jadi yang direndahkan jadi lebih tinggi,,,
oke.. sampai disini catatan saya hari ini... cuma mencoba mengingat semua hal dan menjadikannya catatan manis milik saya... Caoooo
Welcome 2014, be the great year.. With my story
Halloooo… I want to introduce my self.. ehem.. Im not a new member on tumblr. Ahhh.. ribet pakek inggris.. oke, perkenalkan namaku Yulia Sahaja Dewi Permatasari dan orang biasa manggil aku, sari. this is my nickname, kayaknya pasaran sih ni nama, but, i dont care, panggilan sari ini panggilan kesayang dari mama. Mama yang udah ngelahirin, dan ngasih kesempatan buatku ngehirup udara samapi di usia yang menjelang 23 tahun di tahun 2014. Wooo…berasa tua kalau udah nyebut umur, berasa tuntutan sebagai wanita dewasa semakin dikejer-kejer ampek bikin keder.
Oke, harusnya catatan pertama yang dibuat adalah catatat ini, karena blog ini, aku harap, bisa jadiin tempat sampah selama sisa hidupku yang bakalan dijalanin. But, who care??? ini hidupku, ceritaku, dan darimana harusnya aku mulai???
Oke, terlahir dari keluarga besar, wooo.. bukan cuma jumlahnya aja yang besar, tapi keluargaku keturunan badan besar, dan aku berharap bisa jaga bentuk badanku tetap paling ideal.. yeaahhh… hahaha… hemm.. ini rahasiaku, aku terlahir dari orang tua yang hidup sederhana, mama anak pertama dari 6 bersaudara, sedangkan bapak, anak keempat dari 6 bersaudara juga. Dan aku, anak ke-4 dari 6 bersaudara, harusnya sih 8, tapi mama sempet keguguran, katanya kelelahan. Aku bersyukur, mama kasih kesempatan buat aku hidup, ampek sekarang, walau terpisah dari saudara-saudara dari kecil. Bahkan sekarang aku nyesel, selama 16 tahun gak punya banyak kenangan bersama mama, Allah sangat mencintai mama, waktu aku masih kelas 1 SMA, mama ngidap kanker, jujur gak ngerti kudu gimana waktu malaikat penjagaku, kesakitan, bahkan ketika mama di rumah sakit, aku lebih sering masuk kamar mandi buat nangis, gak tahan lihat kondisi mama dengan infus, selang, dan apapun benda rumah sakit yang nyakitin beliau. Kehidupan sudah amat sangat membuat beliau terluka. Aku cinta ama mama, sayang, dan aku berharap aku yang ngegantiin rasa sakitnya. Tapi memang, mama orang baik yang amat sangat disayang Allah, Allah ingin mama bisa bersanding dengan-Nya di surga, dan aku berharap malaikatku mendapatkan tempat yang terbaik. Aamiin..
Selama hampir 23 tahun, Aku tinggal bareng ibu angkat, untungnya, orang tua angkatku masih saudara, adek mamaku tepatnya. Dan aku punya satu kakak lagi, kaka cowok yang ehmm.. sering ngajakin perang. hahaha. Dan dari sinilah semua kisah yang bikin aku jadi gadis dewasa dimulai. Tumbuh dan berkembang dengan keluarga angkat Anak mana yang ingin hidup terpisah dari keluarganya? aku yakin gak ada, termasuk aku sendiri, tapi aku bersyukur, Allah memberikanku keluarga yang baik, statusku sekarang, anak dari seorang dosen dan guru, kehidupanku, lebih dari cukup, bahkan lebih enak dibanding saudaraku yang lain, aku gadis biasa, gak begitu cantik, biasa aja kayak namaku “sahaja”.
Oke, jangan dipikir, aku seorang gadis manis, yang penurut dan pendiam.. Itu sebuah keasalahan besar.. hehe.. aku gadis tomboy, gak tomboy banget sih, cuma rada cuek aja, gak begitu suka dandan tiap hari, cuma suka pas ada event doank. Tapi, ya itulah ciri khasku, tampil sederhana dan seadanya, sebenarnya aku lebih suka, kalau aku bisa memposisikan sesuai tempatnya.
Aku tercatat sebagai mahasiswa psikologi, dari universitas beken di Surakarta, masuk melalui jalur pmdk, dan siswa pertama dari kota kecilnya yang bisa nembus prodi psikologi lewat jalur PMDK prestasi non akademik, yup.. keberuntunganku dengan kecintaanku, karate, yang membawaku menuju jenjang impian. Tak ada yang menyangka, gadis bandel, yang doyan ngejailin temennya, yang lemot, yang punya gank waktu sma, haha.. dan sekarang jadi mahasiswa dari prodi yang orang bilang, psikologi itu belajar apa sih, dan jawabannya.. tara.. sodorin kaca, dan tanyakan, siapa anda, bagaimana anda, dll… yup, psikologi belajar tentang jiwa, paling dekat belajar tentang kita sendiri.
Aku juga salah satu atlet di kampus, atlet karate, yang Alhamdulillah bsia mengukir prestasi di almameter tercinta. dan disini akan ada banyak kisah yang akan kuukir, dan kubagi dengan kalian yang sudi membacanya.
Inilah catatan di awal tahunku, dengan harapan menajdi tahun keberuntunganku.. wish me luck.. and..aku lupa, aku masih setia memendam cinta untuk dia si pencuri hati. (L)OL
And.. this is me..

Enjoy my 2nd blog...
Langganan:
Postingan (Atom)

